Sampoerna Buka Dua Pabrik Kretek Baru, Investasi Rp 638 M


Jakarta, CNBC Indonesia – PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) berencana membuka dua pabrik baru sigaret kretek tangan (SKT) di Kota Blitar dan Tegal dengan investasi mencapai Rp 638 miliar.

Presiden Direktur HMSP, Vassilis Gkatzelis, menyatakan bahwa investasi ini akan memperkuat portofolio SKT Sampoerna, yang sudah beroperasi sejak tahun 1913, serta menciptakan efek multiplier bagi pertumbuhan ekonomi dan peluang kerja di sektor formal.

“Penambahan fasilitas produksi SKT Sampoerna melalui investasi mencapai Rp638 miliar (sekitar US$42 juta) akan memperkuat portofolio SKT Sampoerna yang telah dimulai sejak tahun 1913,” ujarnya dikutip dari keterbukaan Informasi pada Kamis, (23/11/2023).

Proyek ini saat ini berada pada fase pemilihan lokasi dan proses persiapan tengah dilakukan di kedua area tersebut, termasuk rencana perekrutan karyawan.

Saat ini, Sampoerna mengoperasikan 4 fasilitas produksi SKT di Surabaya, Malang, dan Probolinggo. Selain itu ada 2 fasilitas produksi sigaret mesin di Pasuruan dan Karawang, serta 1 fasilitas produksi produk tembakau inovatif bebas asap di Karawang.

Selain itu, Sampoerna juga bermitra dengan 38 Mitra Produksi Sigaret (MPS) yang tersebar di 28 Kabupaten/Kota di Pulau Jawa. MPS dimiliki dan dioperasikan oleh pengusaha daerah dan/atau koperasi setempat untuk memproduksi merek-merek SKT Sampoerna.

Total tenaga kerja Sampoerna saat in mencapai lebih dari 76.000 orang, secara langsung dan tidak langsung, di mana sekitar 90% di antaranya adalah pekerja fasilitas produksi SKT.

Perseoan menargetkan tahun 2024, mitra produksi SKT Sampoerna akan menjadi 43 MPS yang tersebar di di Pulau Jawa.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Laba H.M. Sampoerna (HMSP) Naik 18,69% Jadi Rp 3,04 Triliun

(mkh/mkh)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *