Prototype Rupiah Digital Tahap Pertama Bakal Meluncur 2024


Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) menyatakan rupiah digital akan dikembangkan menjadi satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia. Kebijakan ini dalam rangka mengakselerasi digitalisasi dan termasuk dalam Kebijakan Sistem Pembayaran 2024 BI.

“Pengembangan digital rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo pada Pertemuan Tahunan BI, Rabu (30/11/2023).

Perry Warjiyo mengatakan penerbitan road map rupiah digital tahap pertama akan dilakukan tahun depan. Proof of Concept merupakan bentuk prototipe awal untuk menguji gagasan atau konsep dalam pengembangan perangkat lunak. Perry menyebut hal itu mencakup khazanah rupiah digital.

Adapun rupiah digital merupakan uang rupiah yang memiliki format digital serta dapat digunakan seperti halnya uang fisik (uang kertas dan logam), uang elektronik (chip dan server based), dan uang dalam Alat Pembayaran Menggunakan Kartu/APMK (kartu debit dan kredit) yang kita pakai saat ini.

Rupiah digital sendiri nantinya hanya diterbitkan oleh Bank Indonesia selaku Bank Sentral Negara Republik Indonesia. Rupiah Digital juga tidak termasuk dalam aset kripto ataupun stablecoins.

Beberapa bank sentral di dunia, termasuk BI sedang mengkaji untuk mengembangkan mata uang digital atau sering dikenal dengan Central Bank Digital Currency (CBDC).

Mengutip laman resmi BI, proyek pengembangan rupiah digital pun disebut Proyek Garuda yang menaungi berbagai inisiatif eksplorasi atas berbagai pilihan desain arsitektur CBDC Indonesia.

Rupiah Digital akan diterbitkan dalam dua jenis, antara lain Rupiah Digital wholesale (w-Rupiah Digital) dengan cakupan akses terbatas serta hanya didistribusikan untuk penyelesaian transaksi wholesale seperti operasi moneter, transaksi pasar valas, serta transaksi pasar uang. Selanjutnya, Rupiah Digital ritel (r-Rupiah Digital) dengan cakupan akses yang terbuka untuk publik serta didistribusikan untuk berbagai transaksi ritel baik dalam bentuk transaksi pembayaran maupun transfer, oleh personal/individu maupun bisnis (merchant dan korporasi).

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Gubernur BI: Rupiah Akan Terus Menguat!

(haa/haa)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *